Membuat patung yang dilakukan menggunakan alat pahat disebut teknik

Jika Amerika Serikat punya patung Liberty sebagai landmark negaranya, ternyata Indonesia juga tidak kalah loh. Banyak patung-patung di Indonesia bukan hanya terkenal tetapi juga menjadi landmark wilayah dan wajah dari suatu kota. Sebut saja, patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, patung Ikan Sura dan Buaya di Surabaya, patung Selamat Datang di Jakarta, dan masih banyak lagi.

Seni patung merupakan salah satu karya seni rupa yang berwujud tiga dimensi karena memiliki tinggi, lebar, dan panjang. Cabang seni yang satu ini tidak bisa dipandang sebelah mata, karena butuh kreativitas, keterampilan, dan perhitungan yang matang agar sebuah patung dapat berdiri kokoh dan indah dipandang mata.

Pada zaman dahulu seni patung banyak dimanfaatkan untuk melakukan pemujaan dan sebagai simbol penghormatan bagi tokoh besar yang menjadi panutan. Tetapi saat ini, seni patung banyak digunakan sebagai hiasan baik dirumah maupun ditempat umum.

(Baca juga: Apa yang Dimaksud Seni Rupa Tiga Dimensi?)

Bukan hanya dari sisi fungsi yang berubah, bahkan teknik pembuatan seni patung juga mengalami perkembangan. Dimana, sebelumnya, seni patung di seluruh dunia dibuat dengan cara dipahat dari bahan dasar batu, namun seiring dengan perkembangan zaman banyak teknik yang dilakukan seperti membutsir (membentuk dengan cara memijit bahan patung dari tanah liat dan plastisin), mencetak atau mencor, maupun dengan las.

Teknik pahat

Teknik pahat adalah teknik yang digunakan untuk membentuk patung dengan cara mengurangi bahan dengan menggunakan pahat dan palu. Teknik ini biasa digunakan untuk membuat patung yang berbahan batu maupun kayu. Contohnya, patung relief pada candi.

Teknik Butsir

Teknik butsir adalah teknik yang digunakan untuk membuat patung dengan menggunakan meja putar dan butsir. Patung dibuat dengan cara membentuk bahan di atas meja putar kemudian dibentuk lebih detail dengan menggunakan butsir.

Teknik Cetak/ Cor

Teknik cetak atau cor adalah teknik membuat patung dengan menggunakan cetakan. Mulanya, adonan bahan patung dimasukkan ke dalam cetakan dan setelah kering, cetakan diangkat dan terbentuklah patung yang diinginkan.

Teknik Las

Teknik las adalah teknik untuk membuat patung dengan menggabungkan dua logam, sehingga tercipta bentuk yang diinginkan. Teknik ini bisa digunakan untuk membuat patung kontemporer.

Membuat patung yang dilakukan menggunakan alat pahat disebut teknik

Seorang perajin mengerjakan pembuatan patung Dewa Ganesha di sebuah bengkel di Mumbai, India, 24 Agustus 2021. Pembuatan patung dewa Hindu berkepala gajah tersebut dilakukan jelang Festival Ganesh Chaturthi. (SUJIT JAISWAL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Patung adalah suatu bentuk tiruan berbahan batu atau kayu. Umumnya patung dibuat dengan cara dipahat. Patung merupakan satu di antara jenis karya seni tiga dimensi yang memiliki beragam fungsi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, patung adalah tiruan bentuk orang, hewan, dan sebagainya dibuat (dipahat dan sebagainya) dari batu, kayu, dan sebagainya.

Seni patung yang dalam bahasa Inggris disebut sculpture, kata tersebut berasal dari bahasa Latin, 'sculptura', yang berarti memotong, memahat atau membelah.

Patung bersifat tiga dimensi atau benda yang bervolume. Hal itu berarti patung merupakan jenis karya seni rupa yang bisa dilihat dari berbagai arah.

Untuk membuat patung, ada beberapa macam teknik yang digunakan. Selain mengetahui tekniknya, penting juga diketahui bahan dan alat-alatnya.

Berikut ini rangkuman tentang macam-macam teknik dalam pembuatan patung, bahan, dan alat yang digunakan, seperti dilansir dari laman smpn1karangampel.sch.id, Senin (21/3/2022).

Membuat patung yang dilakukan menggunakan alat pahat disebut teknik

Ilustrasi patung. (dok.unsplash/ Peter Ivey-Hansen)

Teknik Pahat

Teknik pahat adalah teknik mengurangi bahan dengan menggunakan alat pahat. Misalnya, membuat patung dan relief dengan bahan dasar kayu dan batu. Alat yang digunakan adalah pahat dan palu.

Dalam praktiknya, teknik pahat dilakukan dengan cara mengurangi bagian-bagian tertentu pada bahan dasar hingga membentuk patung yang diinginkan.

Teknik Butsir

Teknik butsir adalah teknik membentuk benda dengan mengurangi dan menambah bahan. Misalnya, membuat keramik dengan bahan dasar tanah liat. Alat yang digunakan adalah sudip.

Teknik Cor

Teknik cor adalah teknik membuat karya seni dengan membuat alat cetakan kemudian dituangkan adonan berupa semen, gips, dan sebagainya sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan.

Dalam membuat patung dengan teknik tersebut, alat yang digunakan adalah cetakan.

Membuat patung yang dilakukan menggunakan alat pahat disebut teknik

Helikopter terbang melewati patung untuk mengenang Kobe Bryant dan putrinya, Gianna di Calabasas, California, Rabu (26/1/2022). Patung itu dibawa seniman Dan Medina, di jalan setapak dekat lokasi Bryant, putrinya dan tujuh orang lainnya tewas dalam kecelakaan helikopter pada 2020. (AP/Ashley Landis)

Teknik Cetak

Teknik cetak adalah teknik membuat karya seni dengan cara membuat cetakan terlebih dahulu. Misalnya, membuat keramik dan patung dengan bahan dasar tanah liat dan semen.

Bahan yang umum dan tidak terlalu mahal digunakan untuk tujuan yang lebih luas, termasuk kayu, keramik, dan logam. Terkadang, kendati sangat jarang, digunakan pula bahan berharga seperti emas, perak, jade, dan gading.

Teknik Las

Teknik las adalah teknik membuat karya seni dengan cara menggabungkan bahan satu ke bahan lain untuk mendapatkan bentuk tertentu. Misalnya, membuat patung kontemporer dengan bahan dasar logam atau besi.

Membuat patung yang dilakukan menggunakan alat pahat disebut teknik

Pesepak bola Zlatan Ibrahimovic berpose di sebelah patung dirinya di Malmo, Swedia, Selasa (8/10/2019). Patung Ibrahimovic mengalami beberapa kali perusakan oleh fans Malmo karena kecewa sang idola membeli saham di klub rival, Hammarby. (Johan NILSSON/TT News Agency/AFP)

Bahan Lunak

Adapun yang dimaksud bahan lunak adalah material yang empuk dan mudah dibentuk, seperti tanah liat, lilin, sabun, plastisin, dan bahan lainnya.

Sebelum menggunakan bahan lunak, perhatikan kelebihan dan kekurangan bahan lunak, seperti sabun mudah dibentuk, tetapi ukuranya kecil, sehingga ada keterbatasan dalam berkarya yang lebih besar, termasuk tanah liat harus cukup elastisitasnya.

Bahan Sedang

Bahan yang digunakan untuk membuat patung itu tidak lunak dan tidak keras. Contohnya kayu waru, kayu sengan, kayu randu, dan kayu mahoni.

Bahan Keras

Bahan keras dapat berupa kayu atau batu-batuan. Contohnya kayu jati, kayu sonokeling, dan kayu ulin. Bahan keras berupa batu antara lain batu padas, batu granit, batu andesit, dan batu pualam (marmer).

Bahan cor/cetak

Bahan yang dipakai untuk proses ini, antara lain semen, pasir, gips, logam, timah perak, dan emas, juga beberapa bahan kimia, seperti fiber atau resin, sehingga diperlukan alat-alat lain seperti gergaji, kapak gerinda, atau alat lain untuk mengerjakannya.

Membuat patung yang dilakukan menggunakan alat pahat disebut teknik

Ilustrasi tempat wisata Patung Pattimura, Ambon. (Photo by The Ian on Unsplash)

Peralatan yang digunakan untuk membuat patung tergantung kepada bahan dan tekniknya. Alat-alat yang digunakan, antara lain:

  • Butsir adalah alat bantu untuk membuat patung terbuat kayu dan kawat.
  • Meja putar adalah meja dengan cara diputar, fungsinya untuk memudahkan dalam mengontrol bentuk dari berbagai arah.
  • Pahat adalah alat untuk memahat yang digunakan dengan cara mengurangi bahan.
  • Palu adalah untuk memukul.
  • Tang adalah untuk mengencangkan ikatan kawat atau untuk memotong ikatan kawat.
  • Sendok adukan berfungsi untuk mengambil adonan dan menempelkannya pada kerangka patung.

Sumber: Web SMP Negeri 1 Karangampel